Exinda Unified Performance Management

Posted by harry kusumo on Monday, March 11, 2013


Akses internet sudah menjadi tulang punggung sistem informasi di banyak perusahaan. Gangguan pada akses internet akan mengganggu kelancaran bisnis perusahaan.
Tapi apakah biaya operasional yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk sistem informasi ini sudah cukup efisien dan efektif dalam menunjang produktivitas serta kinerja perusahaan ?
Dari hasil survey terhadap pemakaian bandwith internet di perusahaan-perusahaan, ditemukan bahwa 53% bandwidth internet dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan rekreasional karyawan. Hanya 29% yang benar-benar dipergunakan secara produktif dan sisanya dipakai oleh sistem aplikasi di perusahaan tersebut. Jika demikian tidak lah mengherankan apabila kemudian banyak perusahaan yang mengeluhkan biaya bandwith internet yang sangat tinggi tanpa mendapatkan tingkat produktivitas kerja yang sepadan. karena permasalahan utamanya terletak pada tidak terkontrolnya pemakaian bandwith internet di dalam perusahaan itu sendiri.
Jaminan ketersediaan akses internet yang berkualitas hanya bisa terwujud apabila dilakukan pengaturan distribusi bandwidth secara tepat. Tanpa pengaturan bandwidth yang benar, beberapa terminal akan menghabiskan pemakaian bandwidth yang tersedia. Akibatnya terminal-terminal lainnya akan merasakan akses internet mereka sangat lambat. Sistem aplikasi bisnis perusahaan pun akan ikut terpengaruh kinerjanya. Gambar dibawah ini adalah ilustrasi keadaan dimana bandwidth untuk program aplikasi bisnis terdesak oleh pemakaian bandwidth dari terminal-terminal lainnya, akibatnya program-program aplikasi bisnis menjadi tidak lancar dan lambat.




Wide Area Network (WAN) mempunyai keterbatasan dibanding Local Area Network (LAN), yaitu delay dan bandwidth yang terbatas. Aplikasi yang diakses melewati jalur WAN tentunya akan cenderung lambat dan menjadi tidak efisien karena keterbatasan ini. Lebih jauh, di dalam jalur WAN seringkali melintas data/paket yang berulang-ulang, sehingga utilisasi bandwidth yang ada menjadi tidak efisien dan memungkinkan terjadinya kongesti/kemacetan jalur WAN. Keadaan semakin diperburuk, karena tiap-tiap aplikasi saling bersaing untuk memanfaatkan bandwidth yang terbatas dan seringkali beberapa aplikasi yang kritikal menjadi terkena dampak akibat jalur WAN yang sangat sibuk. Inilah tantangan yang harus dihadapi oleh departemen TI, yaitu bagaimana mengatur dan mengoptimalkan infrastruktur yang ada  menjadi lebih efektif & efisien, dengan cara mengidentifikasi hal-hal apa saja yang penting bagi perusahaan dan bagaimana meningkatkan performance aplikasi secara umum.
Diperlukan suatu solusi yang dapat membuat kualitas akses internet di dalam perusahaan selalu teratur dan terkontrol sehingga tidak ada satupun terminal dan aplikasi-aplikasi di dalam perusahaan yang pemakaian bandwidthnya melebihi jatah akses yang sudah ditentukan, seperti gambar ini:






Dimana setiap terminal dan aplikasi bisnis berjalan teratur sesuai dengan besar bandwidth yang disediakan untuk masing-masing peruntukan.

Solusi


Exinda Network menawarkan solusi yaitu pengaturan bandwidth & optimalisasi WAN (WAN Optimization & Bandiwidth Management) dalam bentuk hardware terintegrasi yang cocok untuk network di cabang, pusat dan datacenter. Exinda menggunakan teknologi manajemen trafik yang sudah terbukti, yang memungkinkan anda dengan mudah mengeluarkan report dari performance aplikasi dan menjamin performance aplikasi yang kritikal.  Dengan teknologi ARM (Applicaion Respons Measurement), Exinda dapat mengukur respon aplikasi dari perspektif user yang berada di kantor cabang. Teknik pengukuran ini juga bisa dijadikan referensi yang akurat tentang bagaimana user merasakan dampak positif dari optimalisasi yang dilakukan Exinda.


Keunggulan:


-          Meningkatkan performance Aplikasi
-          Menekan biaya infrastruktur terutama efisiensi bandwidth yang tersedia
-          Memberikan prioritas dan jaminan performance aplikasi yang kritikal
-          Memudahkan troubleshooting pada network
-          Report yang proaktif dan mudah dimengerti
-          Menekan resiko gangguan network terhadap kelancaran bisnis
-          Sebagai sentralisasi pengaturan data & suara di dalam network yang sama
-          Membantu untuk melakukan perencanaan kapasitas bandwidth
-          Pusat manajemen dalam pengaturan trafik internet

Teknologi:


-          TCP Acceleration
Mengurangi dampak latensi dan meningkatkan throughput dari aplikasi berbasis TCP termasuk HTTP, File Transfer dan Remote backup
-          WAN Memory
Mengurangi jumlah data yang dikirim dan meningkatkan throughput. Secara signifikan mampu mengurangi delay pada saat download data yang berulang.
-          Application Layer 7 Classification & Monitoring
Identifikasi atas tipe trafik yang melewati Exinda seperti Peer-to-Peer, HTTP, dan sebagainya. Memonitor penggunaan dan utilisasi network oleh aplikasi, client, server dan percakapan di antaranya. Reporting yang fleksibel dan otomatis dalam format file PDF dan CSV.
-          ApplicationSpecific Analysis Modules (ASAM)
Exinda memiliki modul untuk klasifikasi detil dan analisa untuk aplikasi tertentu seperti HTTP, VoIP, Citrix. Monitor panggilan & percakapan suara (VoIP) secara realtime.
-          Application Response Measurement (ARM)
Monitor respon aplikasi yang melalui network & infrastruktur, mulai dari request dikirim oleh client hingga client mendapat reply dari server. Memberikan hasil pengukuran atas server delay dan network delay.
-          Adaptive Response (AR)
Mengatur alarm, notifikasi melalui sistem trigger.
-          Policy based QoS
Mengatur/mengontrol trafik QoS (Quality of Service) aplikasi.

Features:


-          TCP Protocol Acceleration
-          WAN Memory
-          Kompresi Data
-          Klasifikasi aplikasi pada layer & update otomatis layer 7 signature
-          Realtime Monitoring
-          Report otomatis dalam format file PDF & CSV
-          Policy berbasis QoS
-          Service Level Management
o   Network Service (remote SLA)
o   Application Service (ARM)
-          Report SIP berbasis VoIP
-          Klasifikasi Citrix Published Applications (ASAM)
-          Analisa URL (ASAM)




More aboutExinda Unified Performance Management